Titikkota.com – BULUKUMBA โ Kabar duka menyelimuti warga Jalan Pandjaitan, Kelurahan Tanah Kongkong. Nabil (19), seorang pemuda yang dikenal sebagai tulang punggung keluarga, tewas mengenaskan setelah menjadi korban penikaman brutal di depan SPBU Jalanjang (Bonto Malengo), Jalan Poros Bulukumba-Bantaeng, Selasa malam (17/02).
Nabil bukan sekadar remaja biasa; ia adalah seorang anak yatim yang sehari-hari membanting tulang bekerja di tempat pencucian mobil. Di usia yang masih sangat muda, almarhum memikul beban besar sebagai pencari nafkah utama demi menghidupi adik-adiknya. Namun, perjuangan hidupnya harus terhenti secara tragis dengan lima luka tusuk yang bersarang di tubuhnya.
Respon Cepat Polres Bulukumba
Hanya berselang kurang dari 24 jam setelah aksi kekerasan jalanan tersebut menggegerkan warga, Tim Resmob Polres Bulukumba bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku. Pelaku yang sempat mencoba melarikan diri kini telah berada di Mapolres Bulukumba untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, IPTU Muhammad Ali, S.O.S., menyatakan bahwa pengejaran intensif dilakukan segera setelah tim menerima laporan di lokasi kejadian.
“Alhamdulillah, tidak sampai 24 jam, pelaku sudah berhasil kami amankan. Saat ini terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami motif di balik aksi penikaman tersebut,” tegas IPTU Muhammad Ali, Rabu (18/02).
Duka Mendalam Keluarga
Kepergian Nabil meninggalkan lubang besar bagi keluarga, terutama bagi adik-adiknya yang kehilangan sosok pelindung dan pemberi nafkah. Kejadian ini memicu gelombang empati dari masyarakat Bulukumba yang mengecam keras aksi kekerasan di wilayah tersebut.
