Syahruni Haris Dorong Pemda Siapkan Dapur Umum dan MCK Sementara bagi Korban Kebakaran

Titikkota.com – BULUKUMBA — Wakil Ketua DPRD Bulukumba, Syahruni Haris, meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait segera menyiapkan fasilitas dapur umum, MCK sementara, serta sejumlah sarana pendukung lainnya bagi warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Sawerigading, Kelurahan Terang-Terang, Kecamatan Ujung Bulu.

Permintaan tersebut disampaikan Syahruni setelah meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi pada Rabu siang, 4 Maret 2026. Musibah itu menghanguskan 12 rumah dan berdampak pada 14 kepala keluarga.

Bacaan Lainnya

Menurut Syahruni, para korban kini membutuhkan perhatian cepat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, terutama karena peristiwa tersebut terjadi di bulan suci Ramadhan.

“Saya berharap pemerintah daerah melalui dinas sosial atau dinas terkait dapat segera membangun dapur umum sementara serta fasilitas MCK bagi para korban kebakaran,” kata Syahruni, Kamis (05/03/2026).

Ia menilai keberadaan dapur umum sangat penting agar para korban dapat memenuhi kebutuhan makan sahur dan berbuka puasa selama menjalani masa darurat pascakebakaran.

“Dapur umum dan fasilitas MCK ini sangat dibutuhkan oleh para korban, apalagi sekarang bulan Ramadhan. Mereka tentu membutuhkan tempat memasak dan fasilitas sanitasi yang layak untuk sementara waktu,” ujarnya.

Syahruni menegaskan bahwa penanganan korban bencana tidak hanya sebatas pemberian bantuan logistik, tetapi juga harus memastikan ketersediaan fasilitas dasar yang memadai selama masa pemulihan.

“Kita tidak ingin saudara-saudara kita yang tertimpa musibah harus kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Karena itu saya mendorong agar fasilitas penunjang seperti dapur umum dan MCK bisa segera disiapkan,” tambahnya.

Untuk diketahui, sebelumnya, Syahruni Haris juga telah menyalurkan bantuan paket sembako kepada para korban kebakaran sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril bagi warga terdampak.

Sementara itu, warga korban kebakaran saat ini masih bertahan di lokasi sekitar rumah mereka yang terbakar sambil menunggu proses penanganan lanjutan dari pemerintah dan berbagai pihak.