Stok Melimpah, KADIN Bulukumba Imbau SPPG Akumodir Pemenuhan Protein Telur Dua Kali Seminggu

Oplus_131072

Titikkota.com – BULUKUMBA, 21 MEI 2026 – Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bulukumba, Syahruni Haris, angkat bicara mengenai dinamika harga dan ketersediaan stok telur di pasaran saat ini. Guna menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, KADIN Bulukumba mengeluarkan imbauan strategis yang ditujukan kepada seluruh jajaran Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di wilayah Bulukumba.

Syahruni Haris menjelaskan bahwa saat ini pasokan telur di Bulukumba terbilang sangat melimpah. Kondisi stok yang banyak ini perlu disikapi dengan langkah taktis agar harga di tingkat peternak dan pasar tetap terjaga pada koridor yang stabil, sekaligus memberikan dampak positif langsung bagi pemenuhan gizi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Stok telur kita saat ini sangat melimpah. Untuk menjaga stabilitas harga agar tetap berpihak pada peternak lokal dan keterjangkauan masyarakat, kami mengimbau kepada seluruh Kepala SPPG dan jajaran SPPG di Kabupaten Bulukumba agar mengadopsi langkah proaktif,” ujar Syahruni Haris, Kamis (21/5/2026).

Secara konkret, KADIN Bulukumba meminta agar seluruh program pemenuhan gizi yang dikelola oleh SPPG wajib mengakomodir pemberian telur minimal dua kali dalam seminggu. Langkah ini dinilai sebagai solusi hulu-ke-hilir yang sangat efektif.

Menjaga Stamina Harga: Dengan diserapnya stok telur oleh program-program SPPG secara rutin, permintaan pasar akan tetap terjaga secara konsisten.

Hal ini akan mencegah jatuhnya harga telur akibat oversuplai, sehingga ekosistem usaha peternakan lokal tetap sehat.

Peningkatan Gizi Masyarakat: Telur merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik dan paling terjangkau.

Memastikan konsumsi telur dua kali seminggu melalui SPPG akan secara langsung mendongkrak kualitas pemenuhan protein masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

KADIN Bulukumba berharap koordinasi antara pelaku usaha peternakan dan instansi pelaksana program gizi (SPPG) dapat segera berjalan harmonis demi terwujudnya ketahanan pangan dan penguatan ekonomi daerah yang berkelanjutan.