Akibat Penutup Tandon Lepas dan Air Tumpah ke Jalan, Sepasang Suami Istri Jatuh Tergelincir di Caile Bulukumba

Titikkota.com – BULUKUMBA, 11 OKTOBER 2026 – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas menimpa pasangan suami istri di Jalan poros Caile, tepatnya di depan Mall Pelayanan Publik (MPP), Kabupaten Bulukumba, pada Minggu pagi (11/10/2026) sekitar pukul 09.30 WITA. Kecelakaan ini diduga akibat tumpahan air dari armada tangki pengangkut air bersih yang membuat kondisi aspal menjadi sangat licin.

Berdasarkan keterangan salah satu korban bernama Pak Zulfikar, insiden bermula saat sebuah mobil truk operasional yang diduga milik pihak kebencanaan (armada angkut air bersih) melintas dari arah depan Toko Sejahtera. Warga dan pengguna jalan sempat melihat penutup tandon air atas bagian belakang mobil tersebut dalam kondisi longgar dan hampir terlepas.
Meski sempat diteriaki dan ditegur oleh pengendara lain di jalan, pengemudi mobil tersebut terus melaju. Tak berselang lama, penutup tandon benar-benar terlepas hingga menyebabkan volume air dalam jumlah besar tumpah ke badan jalan sepanjang jalur poros Caile.
Nahas bagi Pak Zulfikar dan istrinya yang tengah berboncengan sepeda motor tepat di belakang armada tersebut. Kondisi jalan yang mendadak basah dan licin membuat motor mereka hilang kendali hingga tergelincir ke aspal. Akibat kecelakaan ini, kedua korban mengalami luka-luka lecet yang cukup serius pada bagian kaki dan beberapa bagian tubuh lainnya.
“Kami sudah tegur dari depan Sejahtera kalau penutup tandon airnya mau lepas, tapi tidak dihiraukan. Malah mobilnya tambah digas. Akhirnya penutupnya lepas dan air tumpah-tumpah bikin jalanan licin. Kami suami istri yang jadi korbannya,” ujar Zulfikar dengan kecewa.
Atas kejadian ini, korban berharap pihak instansi terkait dapat lebih memperhatikan aspek keselamatan dan kelaikan armada operasional di jalan raya, khususnya saat melakukan distribusi air bersih di area padat lalu lintas. Evaluasi dan pengawasan ketat terhadap kelalaian pengemudi sangat diperlukan agar insiden serupa tidak terulang kembali dan memakan korban baru.