Tragedi KM Fitri Jaya 02: Kapal Terbalik di Perairan Pangkep Akibat Cuaca Buruk, Tiga Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

Titikkota.com – PANGKEP – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menyusul tragedi tenggelamnya kapal motor KM Fitri Jaya 02 di perairan menuju Pulau Sarappo Caddi pada hari ini. Kecelakaan laut tersebut mengakibatkan tiga orang penumpang meninggal dunia, termasuk pejabat daerah dan aktivis kemanusiaan.

Kronologi Kejadian

Bacaan Lainnya

KM Fitri Jaya 02 bertolak dari pelabuhan di daratan Kab. Pangkep sekitar pukul 08.40 WITA dengan tujuan Pulau Sarappo Caddi. Kapal tersebut mengangkut total 12 orang, yang terdiri dari 11 penumpang dan 1 orang awak kapal.

Sekitar pukul 11.00 WITA, kapal dilaporkan terbalik setelah dihantam cuaca buruk di tengah perjalanan. Proses evakuasi awal dilakukan secara cepat oleh warga dari Pulau Sarappo Lompo yang langsung menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan kepada para korban.

Daftar Korban Meninggal Dunia

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa tiga orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tragis ini:

1).Imran (Koordinator LKC Dompet Dhuafa Sulsel)

2).Fitri Mubarak, S.Sos., M.Si. (Camat Liukang Tupabbiring)

3).Bidan Darma (Bidan Pulau Sarappo)

Data Penumpang dan Awak Kapal

Berdasarkan manifest perjalanan, berikut adalah daftar korban lainnya yang berada di dalam kapal:

Tim LKC (Layanan Kesehatan Cuma-cuma) Sulsel:

Imran (Meninggal Dunia)

Andi Mappasallang

Etty Permatasari

Siti Patimah

Nurlina

Wulan Cahya

Penumpang Lainnya:

Fitri Mubarak, S.Sos., M.Si. (Meninggal Dunia)

Bidan Darma (Meninggal Dunia)

Kepala Puskesmas Sarappo

1 Orang Dokter

1 Orang Tenaga Kesehatan (Nakes)

1 Orang Awak Kapal

Saat ini, para korban selamat telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pihak keluarga korban meninggal dunia telah dihubungi, dan proses pemulangan jenazah sedang dikoordinasikan oleh pihak terkait.

Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem saat melakukan perjalanan laut dan mengikuti arahan dari otoritas pelabuhan demi keselamatan bersama.

Editor : Gw