“Biar Hitam Asal Gratis”, Pernyataan Korlu Bulog Picu Sorotan Aktivis Asatu

Titikkota.com – Bulukumba — Penyaluran bantuan pangan berupa beras di Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, mendapat sorotan dari Aktivis Asatu.

Sorotan tersebut mencuat setelah bantuan pangan untuk masyarakat Kelurahan Loka tiba di lokasi penampungan menggunakan mobil truk pada Senin (1/9/2026) sore.

Bacaan Lainnya

Aktivis Asatu yang melakukan pengecekan terhadap beras sebelum disalurkan kepada masyarakat mengaku menemukan sejumlah butiran beras yang dinilai kurang baik. Salah satunya, terdapat butiran beras yang diduga berwarna hitam.

Temuan tersebut kemudian dipertanyakan kepada seseorang yang disebut sebagai koordinator Kelurahan (Korlu) dari pihak Bulog di Kelurahan Loka yang berada di lokasi.

Menurut Askar, saat dirinya menyampaikan terkait kondisi beras tersebut, pihak yang disebut sebagai Korlu menyampaikan apabila ada yang keberatan, hal tersebut disampaikan kepadanya.

“Kenapa ada hitam berasnya?” tanya Askar saat melihat kondisi beras tersebut.

Askar menyebut, pihak yang diduga sebagai Korlu Bulog kemudian memberikan jawaban secara spontan, “Biar hitam asal gratis.”

Pernyataan tersebut menjadi perhatian Aktivis Asatu. Mereka menilai pemberian bantuan secara cuma-cuma kepada masyarakat tidak semestinya menjadi alasan untuk mengabaikan kualitas pangan yang diterima oleh masyarakat.

Askar menegaskan, masyarakat penerima bantuan pangan tetap memiliki hak untuk mendapatkan bahan pangan yang layak serta sesuai dengan standar dan ketentuan program pemerintah.

“Bantuan memang diberikan secara gratis, tetapi kualitas pangan tetap harus diperhatikan. Jangan sampai masyarakat menerima bantuan yang kualitasnya tidak sesuai dengan ketentuan,” kata Askar.

Selain menyoroti kondisi beras, Aktivis Asatu juga meminta adanya evaluasi terhadap proses penyaluran bantuan pangan yang dilakukan pihak Badan urusan logistik (Bulog) sebagai bagian dari program pemerintah.

Menurut Askar, pengawasan diperlukan bukan hanya untuk memastikan bantuan tepat sasaran, tetapi juga untuk memastikan kualitas beras yang diterima masyarakat memenuhi ketentuan yang berlaku.

Atas temuan tersebut, Aktivis Asatu meminta pihak Bulog bersama instansi terkait melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap kualitas beras sebelum maupun saat disalurkan kepada penerima manfaat.

Mereka juga mendorong agar pengawasan dalam proses distribusi bantuan pangan diperketat sehingga masyarakat memperoleh bantuan yang layak dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Sementara itu, pimpinan Cabang Bulog Bulukumba yang telah dihubungi melalui pesan WhatsApp memberikan respons terkait adanya sorotan tersebut.

“Segera kami turunkan tim untuk melakukan pengecekan di lokasi,” ucapnya.

Aktivis Asatu berharap persoalan tersebut menjadi perhatian serius pihak Bulog dan instansi terkait, khususnya dalam menjaga kualitas bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat Kelurahan Loka.