Titikkota.com – LUWU UTARA, SULAWESI SELATAN – Arus lalu lintas di jalur trans Sulawesi, tepatnya di Jembatan Baliase, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, akhirnya kembali normal pada Senin pagi (26/1/2026). Pembukaan jalur ini dilakukan setelah jembatan tersebut sempat tertutup total selama tiga hari akibat aksi unjuk rasa oleh kelompok masyarakat “Luwu Raya”.
Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pukul 08.00 WITA, petugas dari unsur TNI-Polri bersama dinas terkait mulai melakukan pembersihan sisa-sisa material blokade di badan jalan. Sejumlah kendaraan logistik dan pengendara roda dua yang sempat tertahan kini mulai melintasi jembatan dengan pengawalan petugas untuk memastikan kelancaran arus.
Waktu Operasional: Jalur resmi dibuka kembali secara bertahap sejak pagi ini, Senin, 26 Januari 2026.
Kondisi Lalu Lintas: Arus kendaraan mulai mengalir dari arah Palopo menuju Malili maupun sebaliknya, meski sempat terjadi antrean panjang di kedua sisi jembatan.
Keamanan: Sejumlah personel keamanan masih disiagakan di sekitar lokasi jembatan untuk mengantisipasi potensi kerumunan massa kembali dan memastikan stabilitas kawasan.
“Alhamdulillah, pagi ini akses utama Jembatan Baliase sudah bisa dilalui kembali oleh masyarakat. Kami mengapresiasi kerja sama semua pihak yang tetap mengedepankan ketertiban umum sehingga konektivitas antarwilayah di Luwu Utara kembali pulih,” ujar salah satu petugas keamanan di lapangan.
Sebelumnya, penutupan total Jembatan Baliase selama tiga hari terakhir sempat melumpuhkan urat nadi perekonomian di wilayah Luwu Raya. Kelompok pendemo menuntut sejumlah poin aspirasi terkait isu-isu strategis di wilayah Sulawesi Selatan, namun setelah proses mediasi yang intensif, massa akhirnya sepakat untuk membuka blokade jalan.
Pihak berwenang mengimbau kepada para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintas dan mematuhi instruksi petugas di lapangan mengingat volume kendaraan yang cukup padat pasca-pembukaan akses.
