APINDO Bulukumba Siap Bersinergi dengan Pemkab, Dorong Percepatan Investasi Maritim dan Pertanian

Titikkota.com – BULUKUMBA – Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Bulukumba menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba dalam berbagai sektor strategis. Langkah ini diambil guna mempercepat pembangunan daerah melalui penciptaan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.

​Ketua DPK APINDO Bulukumba terpilih, H. Islamuddin Sulaeman, menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata bagi tanah kelahirannya. Pasca ditetapkan sebagai nakhoda baru bagi para pengusaha di “Bumi Panrita Lopi”, ia menekankan pentingnya sinergi yang harmonis antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

​”Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah di semua sektor. Sebagai putra daerah, fokus saya adalah bagaimana mengabdikan diri untuk membangun ekonomi Bulukumba melalui wadah APINDO ini,” ujar H. Islamuddin saat ditemui di Warkop New C7, Jalan Sam Ratulangi, Kamis (23/4/2026).

​Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua DPK APINDO Bulukumba, Muhammad Darwis, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT DAM Shipping Agency, menyoroti potensi besar Bulukumba di sektor maritim. Didampingi Sekretaris APINDO, Nur Syafar, serta Bendahara, H. Nain Gani, S.Sos., Darwis memaparkan bahwa posisi geografis Bulukumba sangat strategis sebagai jalur lintas pelayaran nasional.

​Menurut Darwis, agar Bulukumba mampu menjadi salah satu penggerak utama ekonomi di Sulawesi Selatan, diperlukan penguatan infrastruktur penunjang yang mumpuni, di antaranya:

Revitalisasi Pelabuhan: Peningkatan kapasitas dermaga agar mampu menampung kapal-kapal dengan tonase (Gross Tonnage) besar.

Industri Galangan Kapal: Penyediaan fasilitas docking (galangan) untuk pemeliharaan kapal di wilayah selatan Sulawesi.

Pengembangan Terminal Kontainer: Mempermudah alur logistik hasil bumi sehingga memiliki nilai tawar lebih tinggi.

​Pentingnya infrastruktur maritim ini didorong oleh melimpahnya hasil bumi dari sektor perkebunan dan pertanian di Bulukumba yang memiliki potensi ekspor tinggi. Beberapa komoditas unggulan daerah meliputi:

Sektor Perkebunan: Karet, cengkeh, cokelat (kakao), dan porang.

Sektor Pertanian: Luasan area persawahan yang menjadikan Bulukumba sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan.

​”Bulukumba memiliki potensi yang luar biasa. Jika infrastruktur pelabuhan dan sistem logistik kita mumpuni, ekonomi daerah akan melesat karena distribusi hasil pertanian dan perkebunan akan jauh lebih efisien dan kompetitif,” tutup Darwis.

​Dengan kepengurusan baru dan visi yang progresif, DPK APINDO Bulukumba optimis dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menarik investor serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat lokal.

Pos terkait