Titikkota.com – BULUKUMBA,— Nasib sepasang lanjut usia (lansia) di Lingkungan Nanasayya, Kelurahan Tanah Jaya, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, menjadi sorotan. Di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi kesehatan yang memprihatinkan, pasangan suami istri tersebut disebut belum pernah mendapatkan bantuan sosial pemerintah.
Kondisi keduanya cukup memprihatinkan. Sang istri disebut mengalami gangguan berjalan setelah pernah menderita stroke. Sementara sang suami yang telah lanjut usia juga mengalami kondisi kesehatan yang menurun.
Keduanya disebut tidak memiliki pekerjaan maupun penghasilan tetap. Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja disebut mengalami kesulitan, terlebih untuk memenuhi kebutuhan pengobatan.
Ironisnya, rumah yang mereka tempati saat ini disebut dapat bertahan karena bantuan dari pihak keluarga.
Data Desil 5 Jadi Pertanyaan
Persoalan tersebut semakin menjadi perhatian setelah diketahui bahwa data pasangan lansia itu disebut masuk dalam Desil 5.
Status tersebut menimbulkan pertanyaan, mengingat kondisi faktual pasangan lansia yang disampaikan warga justru menggambarkan kehidupan dengan keterbatasan ekonomi dan persoalan kesehatan.
Jika kondisi tersebut benar, maka perlu dilakukan verifikasi dan pemutakhiran data untuk memastikan apakah status kesejahteraan dalam sistem masih sesuai dengan kondisi mereka saat ini.
Suandi Bali, aktivis Kajang, menilai pemerintah perlu turun langsung melihat kondisi warga, bukan hanya mengandalkan data administrasi.
«“Kalau memang kondisi mereka seperti yang disampaikan, pemerintah harus turun langsung melihat keadaan mereka. Jangan sampai warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak mendapatkan bantuan karena persoalan data,” ujar Suandi Bali.»
Menurutnya, persoalan tersebut bukan semata-mata mengenai bantuan sosial, tetapi menyangkut ketepatan pendataan masyarakat yang menjadi dasar penyaluran berbagai program pemerintah.
Desak Dinsos dan Pemerintah Kelurahan Turun Lapangan
Suandi Bali mendesak Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba bersama pemerintah kelurahan dan pihak terkait melakukan verifikasi langsung terhadap kondisi pasangan lansia tersebut.
Verifikasi dinilai penting untuk memastikan beberapa hal, mulai dari kondisi ekonomi, status kesehatan, kondisi tempat tinggal, status kepesertaan program bantuan, hingga penyebab data mereka tercatat dalam Desil 5.
“Kalau hasil verifikasi memang menunjukkan mereka masuk kategori penerima bantuan sesuai ketentuan, tentu harus ada tindak lanjut. Jangan sampai mereka hanya menjadi angka dalam sistem, sementara kondisi sebenarnya di lapangan tidak pernah diperiksa,” tegasnya.
Ia juga meminta agar persoalan serupa tidak hanya dilihat sebagai kasus individual. Pemerintah diharapkan melakukan evaluasi terhadap akurasi data masyarakat miskin dan rentan, khususnya warga lanjut usia yang tidak memiliki penghasilan tetap.
Benarkah Lebih dari 20 Tahun Tak Mendapat Bantuan?
Informasi yang beredar menyebut pasangan lansia tersebut bahkan tidak pernah menerima bantuan sosial pemerintah setempat sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga sekarang.
Namun, klaim mengenai lamanya periode tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui data resmi pemerintah maupun keterangan pihak terkait.
Begitu pula dengan informasi bahwa warga lain di lingkungan yang sama dengan kondisi ekonomi yang dinilai lebih baik justru mendapatkan bantuan sosial. Hal tersebut perlu diverifikasi secara objektif agar tidak menimbulkan kesimpulan sepihak mengenai proses pendataan maupun penyaluran bantuan.
Suandi Bali berharap kasus ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk membuka ruang pengaduan dan melakukan pengecekan ulang terhadap warga yang merasa belum terdata secara tepat.
“Jangan menunggu masyarakat viral baru pemerintah bergerak. Data harus diperbarui sesuai kondisi nyata di lapangan. Lansia, warga sakit, dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan harus menjadi perhatian,” katanya.
Sorotan tersebut kini diarahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba, Pemerintah Kelurahan Tanah Jaya, Pemerintah Kecamatan Kajang, hingga Pemerintah Kabupaten Bulukumba agar melakukan verifikasi terhadap kondisi pasangan lansia tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba maupun Pemerintah Kelurahan Tanah Jaya terkait status data Desil 5 dan riwayat penerimaan bantuan sosial pasangan lansia tersebut.
