Jambore Pelayanan Publik Bontotiro Disambut Antusias Warga

Titikkota.com – Bulukumba,- Jambore Pelayanan Publik Kabupaten Bulukumba kembali digelar. Memasuki pelaksanaan kedua, kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Assamaturu, Desa Batang, Kecamatan Bontotiro, Rabu, 30 September 2026, mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Jambore Pelayanan Publik di Kecamatan Bontotiro berlangsung selama dua hari, mulai 30 September hingga 1 Oktober 2026. Sejak layanan dibuka pada pukul 13.00 WITA, ratusan warga dari berbagai desa dan kelurahan di Kecamatan Bontotiro langsung memadati tenda-tenda pelayanan yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama berbagai instansi.

Bacaan Lainnya

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang memanfaatkan layanan administrasi kependudukan, kesehatan, hingga berbagai layanan publik lainnya yang dihadirkan dalam satu lokasi.

Salah seorang warga Desa Buhung Bundang, Sukman, mengaku sengaja mempersiapkan diri untuk memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan dalam Jambore Pelayanan Publik.

“Saya memang sudah persiapkan diri untuk mengurus BPJS Kesehatan di sini. Jadi tidak perlu lagi ke kantor BPJS di kota Bulukumba,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran pelayanan langsung di kecamatan sangat membantu masyarakat, terutama warga yang harus menempuh perjalanan cukup jauh apabila harus mengurus layanan ke pusat kota.

Camat Bontotiro, Andi Endang Harianti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang memilih Kecamatan Bontotiro sebagai lokasi kedua pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik.

“Kami berterima kasih karena Kecamatan Bontotiro menjadi lokasi kedua Jambore Pelayanan Publik. Sejak awal masyarakat sudah menyambut baik rencana kegiatan ini karena pelayanan pemerintah bisa lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan, antusiasme masyarakat juga tidak terlepas dari kolaborasi pemerintah desa dan kelurahan se-Kecamatan Bontotiro yang bersama-sama menyosialisasikan kegiatan tersebut kepada masyarakat.

“Kami bersama pemerintah desa dan kelurahan kompak menyambut kegiatan ini. Bahkan kami juga membuat jalan santai dengan berbagai hadiah doorprize untuk ikut menyemarakkan Jambore Pelayanan Publik di Kecamatan Bontotiro,” jelasnya.

Dari berbagai layanan yang tersedia, posko pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta layanan kesehatan menjadi yang paling banyak diserbu masyarakat.

Selain perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Jambore Pelayanan Publik juga menghadirkan sejumlah instansi dan lembaga lainnya, di antaranya BPJS Kesehatan, Kementerian Agama, Pengadilan Agama, Baznas Bulukumba, PLN, serta layanan perbankan.

Pelayanan juga tidak hanya dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya guru dan tenaga kesehatan, turut memanfaatkan layanan yang disediakan perangkat daerah, terutama layanan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Pada hari pertama pelaksanaan, Rabu, 30 September 2026, tercatat ratusan warga telah mendapatkan berbagai layanan.

Untuk layanan administrasi kependudukan, tercatat 180 anak mendapatkan layanan Kartu Identitas Anak (KIA), sementara 84 warga mendapatkan layanan KTP.

Sementara pada layanan kesehatan, sebanyak 191 orang dewasa dan lansia memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis. Selain itu, layanan kesehatan juga diberikan kepada 25 bayi dan balita.

Pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik di Kecamatan Bontotiro akan dilanjutkan pada Kamis, 1 Oktober 2026. Masyarakat masih dapat memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia secara langsung di Lapangan Assamaturu, Desa Batang.

Jambore Pelayanan Publik merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk menghadirkan pelayanan yang semakin dekat, mudah dan terjangkau bagi masyarakat dengan membawa berbagai jenis layanan langsung ke wilayah kecamatan.

Setelah Kecamatan Bontotiro, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara bertahap di kecamatan lainnya sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.(*)