Jelang Ramadan, Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto Ingatkan Warga Waspada Begal di Atas Jam 12 Malam

oplus_131072

Titikkota.com – BULUKUMBA, 17 FEBRUARI 2026 – Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, memberikan instruksi khusus kepada jajarannya dan imbauan keras kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di titik-titik rawan kriminalitas jalanan menjelang memasuki Bulan Suci Ramadan.

Fokus pengamanan utama kini diarahkan pada akses pintu masuk kabupaten dan jalur lintas utama yang kerap menjadi sasaran aksi premanisme maupun begal pada malam hari.

Titik Rawan yang Menjadi Perhatian:

Jembatan Bijawang (Perbatasan Bantaeng-Bulukumba): Sebagai jalur keluar masuk antar kabupaten, area ini diidentifikasi rawan aksi kejahatan jalanan saat kondisi sepi.

Jalur Dua Caile: Kawasan ini menjadi atensi khusus mengingat luasnya jalur dan minimnya aktivitas warga pada dini hari, yang sering dimanfaatkan oknum pelaku begal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berkendara di atas pukul 00.00 WITA (jam 12 malam), khususnya di wilayah Jalur Dua Caile dan area Jembatan Bijawang perbatasan Bantaeng. Jika tidak ada urusan yang sangat mendesak, lebih baik tetap di rumah demi keselamatan,” tegas AKBP Restu Wijayanto, Selasa (17/2).

Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku premanisme yang mencoba mengganggu ketenangan warga menjelang Ramadan.

“Personel kami akan melakukan patroli intensif secara berkala di sepanjang Jembatan Bijawang hingga pusat kota di Caile. Kami ingin memastikan masyarakat Bulukumba merasa aman, terutama saat mempersiapkan diri menyambut bulan puasa,” tambahnya.

Himbauan bagi Pengendara:

Hindari melewati jalur dua atau wilayah perbatasan sendirian saat tengah malam.

Pastikan kunci kendaraan selalu dalam pengawasan dan jangan membawa barang berharga yang mencolok.

Segera laporkan kepada petugas di pos polisi terdekat jika melihat gerak-gerik orang yang mencurigakan.

Pos terkait