Titikkota.com – MAKASSAR – Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (PORDI Sulsel) resmi mencetak wasit permainan domino baik ditingkat Provinsi maupun ditingkatan pengurus Kabupaten dan kota di seluruh wilayah Sulsel. ToT itu resmi ditutup di hotel Maxone Makassar, Selasa, 14 April 2026.
Melalui Training Of Trainer(ToT) perwasitan yang dilaksanakan di Hotel MaxOne Kota Makassar. Sebanyak puluhan wasit PORDI Sulsel telah mengantongi sertifikasi, yang mana PORDI Sulsel akan menugaskan wasit untuk mengawal setiap event turnamen yang diselenggarakan disetiap Kabupaten dan Kota.
Ketua Pengurus Provinsi PORDI Sulsel, Dr. Ir. H. Ilham Arief Sirajuddin, MM (IAS) berharap para wasit yang telah resmi mengantongi sertifikasi diharapkan menjadi penentu lahirnya turnamen yang berkualitas di setiap event turnamen.
“Dengan pembentukan mental dalam ToT akan melahirkan turnamen yang berkualitas. Hasil dari ToT ini harus melahirkan integritas dalam diri wasit karena akan menjaga marwah organisasi. Dengan adanya ToT para wasit adalah aset yang dimiliki PORDI Sulsel,” kata IAS.
IAS berharap, para wasit berkomitmen menjalankan tugas dan fungsinya dalam pelaksanaan turnamen domino. Sebab, suksesnya turnamen domino disebabkan karena hadirnya wasit yang profesional dalam memimpin turnamen.
“Kita ingin PORDI Sulsel menjadi percontohan nasional dalam pelaksanaan turnamen domino. Maka, wasitnya harus betul-betul menjalankan fungsinya dengan sebaik-baiknya sesuai pegangan yang diemban,” jelas, IAS dalam sambutannya.
Sementara peserta ToT mengapresiasi langkah PORDI Sulsel yang telah menyiapkan pelatihan wasit yang berintegritas. ToT itu juga bahagian dari memperkuat kebersamaan pengurus baik di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.
“Kami pengurus daerah mengapresiasi pelaksanaan ToT perwasitan ini. Momentum memperkuat silaturahmi dan kekeluargaan kita sesama pengurus. Melalui TOT perwasitan ini adalah momentum memperkuat kualitas pelaksanaan turnamen domino kedepan,” kata perwakilan Pengda Kota Palopo, Opu Isra mewakili peserta dari seluruh pengurus daerah se Sulsel.






