Pekan Imunisasi Dunia 2026, RSUD Hasdar Bulukumba Bersama IDAI Sulsel Tingkatkan Kesadaran Imunisasi

Titikkota.com – Bulukumba, 24 April 2026 — Dalam rangka memperingati Pekan Imunisasi Dunia (PID) 2026 yang berlangsung pada 24–30 April 2026, RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja (Hasdar) Bulukumba bekerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Pediatrician Social Responsibility (PSR) melalui seminar awan, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Mawar (Rawat Anak) RSUD Hasdar Bulukumba dengan menghadirkan narasumber dr. Nursyamsuddin Mogana, Sp.A, dokter spesialis anak di RSUD Hasdar. Seminar tersebut diikuti oleh berbagai kalangan, yakni keluarga pasien, pengunjung, serta pegawai rumah sakit.

Dalam pemaparannya, dr. Nursyamsuddin menjelaskan secara komprehensif mengenai pengertian imunisasi, alasan pentingnya imunisasi, manfaat yang diperoleh, serta berbagai penyakit berbahaya yang dapat dicegah melalui imunisasi. Ia juga memaparkan jenis-jenis vaksin yang telah disediakan pemerintah dalam program imunisasi rutin, seperti Hepatitis B, Polio, BCG, DPT, dan Campak. Selain itu, disampaikan pula vaksin khusus seperti vaksin meningitis yang diperuntukkan bagi calon jemaah haji.

Menurut dr. Nursyamsuddin, imunisasi tidak hanya penting bagi anak-anak, tetapi juga bagi orang dewasa sebagai upaya perlindungan diri dari berbagai penyakit menular yang berisiko serius. Ia menegaskan bahwa imunisasi merupakan salah satu langkah paling efektif dalam mencegah serta memutus rantai penularan penyakit.

“Imunisasi adalah hak anak dan merupakan bentuk perlindungan terbaik untuk masa depan mereka. Selain melindungi diri sendiri, imunisasi juga berperan dalam melindungi orang lain melalui terbentuknya kekebalan kelompok,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, RSUD Hasdar Bulukumba bersama IDAI Sulawesi Selatan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya imunisasi dan berpartisipasi aktif dalam program imunisasi, demi mewujudkan generasi yang sehat dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah.

Pos terkait