Titikkota.com – BULUKUMBA – Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke-66, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba menggelar rapat koordinasi khusus untuk merumuskan naskah sejarah singkat Kabupaten Bulukumba. Pertemuan ini berlangsung khidmat di Ruang Kerja Ketua DPRD Bulukumba, Selasa (27/1/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bulukumba, Umy Asyiatun Khadijah, didampingi Wakil Ketua DPRD Fahidin HDK dan Syahruni Haris. Turut hadir memberikan masukan sejumlah anggota legislatif lainnya, yakni Alkhaisar Jainar Ikrar, Juandy Tandean, dan Andi Usdar.
Guna memastikan keakuratan data dan kedalaman nilai historis, DPRD Bulukumba sengaja merangkul berbagai elemen masyarakat, mulai dari birokrat, tokoh agama, hingga penggiat budaya.
Beberapa tokoh penting yang hadir dalam diskusi tersebut antara lain:
Pemerintah Daerah: Andi Rahmat (Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan) dan Andi Ayatullah (Perwakilan Panitia Hari Jadi).
Tokoh Agama: Dr. H. Abd. Hakim Bukhari (PC NU) dan Muhajir (PD Muhammadiyah).
Budayawan & Pemerhati: Andika Mappasomba dan Agusriadi Maula.
Pemuda: Andi Azisul (KNPI Bulukumba).
Ketua DPRD Bulukumba, Umy Asyiatun Khadijah, menyampaikan bahwa perumusan naskah ini sangat krusial karena akan menjadi bagian penting dalam narasi sejarah yang dibacakan pada puncak peringatan Hari Jadi nanti.
“Penyusunan naskah sejarah ini adalah upaya kita menghargai rekam jejak daerah. Kami ingin narasi yang disajikan akurat dan mampu merepresentasikan jati diri masyarakat Bulukumba,” ujarnya.
Rapat koordinasi yang didampingi oleh Kabag Persidangan dan Perundang-Undangan, Andi Ayu Cahyani ini, merupakan rangkaian persiapan menuju Rapat Paripurna Istimewa yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Februari 2026 di Gedung DPRD Bulukumba.
Melalui sinergi antara legislatif, eksekutif, dan budayawan, diharapkan naskah sejarah ini tidak hanya menjadi pelengkap seremonial, tetapi juga literasi yang edukatif bagi generasi muda Bulukumba.






