Perkuat Pertahanan Finansial, IPDA Ahmad Fatir Bedah Strategi Keamanan Perbankan Digital dan Pencegahan Siber

Titikkota.com – JAKARTA, 29 Januari 2026 – Dalam upaya menghadapi ancaman kejahatan keuangan yang kian canggih, IPDA Ahmad Fatir, S.H., M.H., CPM., menjadi pembicara utama dalam sesi edukasi bertajuk “Keamanan Perbankan Digital dan Pencegahan Kejahatan Siber”. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (29/1) ini menyoroti urgensi kolaborasi antara aparat penegak hukum, sektor perbankan, dan masyarakat dalam menjaga ekosistem digital yang aman.

Dalam paparannya, IPDA Ahmad Fatir menekankan bahwa transformasi digital di sektor perbankan membawa kemudahan sekaligus risiko baru. Beliau menggarisbawahi beberapa poin krusial yang harus diperhatikan oleh para pemangku kepentingan:

Proteksi Data Pribadi: Pentingnya menjaga kerahasiaan kredensial perbankan dari modus phishing dan social engineering.

Pembaruan Sistem Keamanan: Mendorong institusi finansial untuk terus memperkuat infrastruktur IT guna menangkal serangan siber berskala besar.

Literasi Digital Masyarakat: Edukasi berkelanjutan kepada nasabah sebagai garis pertahanan pertama dalam mencegah kebocoran data.

Acara yang dihadiri oleh praktisi hukum dan perwakilan sektor terkait ini juga mendiskusikan langkah-langkah preventif dan respons cepat jika terjadi insiden keamanan. IPDA Ahmad Fatir menjelaskan bahwa kecepatan pelaporan dan koordinasi dengan pihak kepolisian, khususnya unit siber, menjadi kunci utama dalam meminimalisir kerugian korban.

“Keamanan digital bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal kesadaran pengguna. Sinergi antara kebijakan perbankan yang ketat dan kewaspadaan nasabah adalah benteng terkuat kita saat ini,” ujar IPDA Ahmad Fatir

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta standar keamanan yang lebih kokoh dalam operasional perbankan digital di Indonesia, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan secara daring.

Pos terkait