Kurdiansyah Anggoro Serap Aspirasi Warga Loka, Janji Kawal Perbaikan Infrastruktur di Tengah Efisiensi Anggaran

Oplus_131072

Titikkota.com – BULUKUMBA – Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba dari Fraksi NasDem, Kurdiansyah Anggoro, S.E., kembali turun ke masyarakat dalam agenda Reses/Temu Konstituen Masa Persidangan II Tahun 2025/2026. Kegiatan ini dipusatkan di Jalan Pisang, Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, pada Rabu (11/02/2026).

Acara ini dihadiri oleh Kasi Program Kecamatan Ujung Bulu, jajaran Kepala Lingkungan se-Kelurahan Loka, tokoh masyarakat, serta tokoh perempuan. Kehadiran legislator dari Dapil I (Ujung Bulu – Ujung Loe) ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai keluhan krusial terkait infrastruktur lingkungan.

Menjemput Bola Aspirasi Rakyat

Dalam sambutannya, Kurdiansyah menegaskan bahwa reses adalah jembatan konstitusional yang paling efektif untuk mendengar langsung denyut nadi persoalan di tingkat bawah.

“Sebagai wakil rakyat, saya sangat berharap masukan dan keluhan warga disampaikan secara terbuka. Segala usulan ini akan saya kawal dan perjuangkan di lembaga DPRD agar bisa segera terealisasi demi kemajuan daerah kita,” tegas Kurdiansyah.

Fokus pada Drainase dan Penerangan Jalan

Sesi tanya jawab berlangsung dinamis.

Perwakilan tokoh perempuan setempat menyoroti tiga isu utama yang mendesak:

Perbaikan jalan di sepanjang area BTN 1.

Pengadaan lampu jalan untuk meningkatkan keamanan lingkungan.

Normalisasi drainase guna mengantisipasi genangan air.

Menanggapi hal tersebut, Kurdiansyah memberikan penjelasan yang realistis namun tetap optimistis. Terkait perbaikan jalan, ia berkomitmen segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan peninjauan lapangan.

Di hadapan konstituennya, Kurdiansyah juga bersikap transparan mengenai kondisi fiskal daerah. Ia mengakui bahwa saat ini pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran, yang berdampak pada keterlambatan beberapa program pembangunan.

“Meskipun ada efisiensi anggaran, komitmen saya tidak luntur. Untuk lampu jalan, saya minta para Kepala Lingkungan segera mendata titik-titik koordinat yang mendesak agar koordinasi dengan dinas teknis bisa lebih cepat dilakukan,” pungkasnya.

Pos terkait