Titikkota.com – MAKASSAR – Kabar gembira bagi para pecinta durian di Sulawesi Selatan. Seiring dengan masuknya musim panen, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan merilis data terbaru mengenai sebaran Unit Pertanian Perorangan (UTP) atau petani durian di wilayah ini berdasarkan hasil Sensus Pertanian 2023.
Data tersebut menunjukkan potensi besar agrowisata dan ekonomi lokal, di mana masyarakat diajak untuk membeli durian langsung dari tangan petani guna mendapatkan kualitas terbaik dan harga yang kompetitif.
Populasi Petani Durian di Sulawesi Selatan
Hingga tahun 2023, tercatat sebanyak 43.619 unit UTP durian yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Angka ini mencakup usaha pertanian perorangan yang mengelola lahan durian dengan tujuan komersial maupun konsumsi sebagian.
5 Besar Kabupaten Penghasil Durian
Dari total populasi tersebut, terdapat lima kabupaten yang mendominasi jumlah unit pertanian durian, dengan Kabupaten Bulukumba menempati posisi puncak secara signifikan:
Peringkat Kabupaten Jumlah UTP Durian (Unit) :
1.) Bulukumba : 11.968
2.) Luwu : 6.606
3.) Luwu Utara : 6.603
4.) Sinjai : 2.940
5.) Enrekang : 2.421
Adapun sisa 13.382 unit lainnya tersebar di 19 kabupaten/kota lain di wilayah Sulawesi Selatan, menunjukkan bahwa komoditas durian hampir merata di seluruh provinsi.
Bulukumba Targetkan Kualitas Premium
Menanggapi capaian tersebut, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menegaskan bahwa fokus pemerintah daerah saat ini bukan hanya pada kuantitas, tetapi juga kualitas buah yang dihasilkan.
“Durian di Bulukumba memiliki varietas dengan kualitas terbaik, seperti Musang King dan Black Thor Saya meminta para petani untuk terus menanam dan merawat varietas unggul yang memiliki nilai jual tinggi di pasar nasional maupun internasional,” ujar yang akrab disapa Andi Utta tersebut.
Dukungan Terhadap Ekonomi Lokal
Melalui kampanye “Yuk Cari Durian ke Petani Langsung”, BPS Sulsel mendorong interaksi langsung antara konsumen dan produsen. Selain memastikan buah yang didapat lebih segar, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani lokal di Sulawesi Selatan.
Data ini merupakan bagian dari hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023 – Tahap II yang fokus pada sektor Hortikultura, guna memberikan gambaran akurat bagi kebijakan pembangunan pertanian di masa depan.






