Titikkota.Bulukumba – Sebuah kios di Dusun Sapiri Pangka, Desa Balleanging, Kecamatan Ujung Loe, ludes terbakar pada Kamis malam (20/11/2025) sekitar pukul 20.30 WITA. Dalam insiden itu, seorang bocah perempuan bernama Alita Nurul Magfira (10) mengalami luka bakar setelah berupaya menyelamatkan temannya yang masih kecil.
Kebakaran terjadi saat sejumlah anak sedang mengerjakan tugas sekolah (PR) di dalam kios milik Pr. Sina. Mereka diduga menggunakan lem lilin yang dibakar dengan korek api, hingga percikan api menyambar uap bensin yang tersimpan di dalam kios.
“Saat api tiba-tiba membesar, korban langsung lari keluar sambil menarik seorang anak kecil. Akibatnya korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh,” ujar salah satu saksi, Kasman, petani setempat.
Korban mengalami luka bakar pada kedua jari kaki, lutut kanan, jari tangan kanan, serta bagian rambut belakang. Beruntung, seluruh anak berhasil keluar sebelum api membesar dan menghanguskan seluruh isi kios.
Petugas pemadam kebakaran Pemda Bulukumba mengerahkan dua unit armada, dibantu satu unit pemadam PT Lonsum. Namun saat petugas tiba, api sudah lebih dulu padam.
Kerugian diperkirakan mencapai Rp40 juta, meliputi tabung gas, 30 liter bensin, televisi, kulkas, dua lemari, puluhan rak telur, sembako, hingga satu unit handphone.
Kapolsek Ujung Loe melalui laporan resminya menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kelalaian anak-anak saat menggunakan lem lilin.
Pihak kepolisian meminta perangkat desa dan Bhabinkamtibmas untuk mempertemukan keluarga korban dan pemilik kios guna membahas penyelesaian pasca insiden. Selain itu, warga diimbau lebih waspada terhadap bahan mudah terbakar yang disimpan di dalam rumah maupun kios.
“Kami minta para Bhabinkamtibmas terus melakukan sosialisasi bahaya sumber api untuk mencegah kejadian serupa,” ujar Kapolsek Ujung Loe.
LP : Gw





