Tuntut Pemekaran Luwu Tengah, Massa Blokade Jalan Trans-Sulawesi Perbatasan Luwu-Wajo

Oplus_131072

Titikkota.com – LUWU, 8 FEBRUARI 2026 – Gelombang aspirasi masyarakat dan aktivis di wilayah Luwu Raya kembali memuncak. Hari ini, Minggu (8/2), ratusan pengunjuk rasa yang terdiri dari elemen masyarakat dan aktivis melakukan aksi blokade jalan di poros utama provinsi yang menghubungkan Kabupaten Luwu dan Kabupaten Wajo.

Aksi ini merupakan bentuk desakan keras kepada Pemerintah Pusat untuk segera mencabut moratorium pemekaran daerah dan mewujudkan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah sebagai syarat mutlak berdirinya Provinsi Luwu Raya.

Poin-Poin Utama Aksi:

Blokade Total: Massa membakar ban bekas di tengah jalan dan membentuk barisan manusia, yang mengakibatkan arus lalu lintas Trans-Sulawesi lumpuh total selama beberapa jam.

Tuntutan Utama: Meminta kejelasan nasib pemekaran Luwu Tengah yang dianggap sebagai kunci kesejahteraan dan efisiensi birokrasi bagi masyarakat di wilayah walmas.

Partisipasi Luas: Aksi diikuti oleh gabungan mahasiswa, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan se-Luwu Raya yang merasa dianaktirikan oleh kebijakan pusat.

“Aksi ini adalah akumulasi dari kekecewaan masyarakat Luwu Raya yang selama puluhan tahun menunggu janji pemekaran. Luwu Tengah bukan sekadar keinginan, tapi kebutuhan pelayanan publik,” ujar salah satu koordinator lapangan dalam orasinya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kemacetan panjang kendaraan logistik dan pribadi tak terhindarkan dari kedua arah. Meski suasana sempat memanas dengan kepulan asap hitam dari pembakaran ban, aksi tetap berjalan secara terkonsolidasi di bawah pengawalan aparat keamanan.

Pihak demonstran menegaskan bahwa aksi serupa akan terus berlanjut dan bahkan meluas jika tidak ada respons konkret dari pemerintah pusat maupun DPR-RI terkait Daerah Otonomi Baru (DOB) di Sulawesi Selatan.

Pos terkait