Potensi Idulfitri Serentak: Posisi Hilal 19 Maret Mulai Mendekati Kriteria MABIMS

Oplus_131072

Titikkota.com – JAKARTA – Data perhitungan Badan Hisab Rukyat (BHR) Kementerian Agama menunjukkan adanya potensi kesamaan penetapan 1 Syawal 1447 H antara Pemerintah dan Muhammadiyah.

Berdasarkan analisis posisi bulan pada 19 Maret 2026, ketinggian hilal di sejumlah wilayah Indonesia dilaporkan mulai mendekati ambang batas kriteria yang ditetapkan.

Analisis Spasial Ketinggian Hilal

Tim Ahli BHR Kemenag Tuban, Kasdikin, mengungkapkan bahwa wilayah barat Indonesia menunjukkan posisi hilal yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya.

Wilayah Dominan: Medan, Aceh, Padang, hingga Jambi diprediksi memiliki posisi hilal yang signifikan.

Estimasi Ketinggian: Mendekati 3 derajat di titik-titik tertentu.

“Melihat tren data tersebut, tentunya ada peluang besar Lebaran tahun ini bisa dirayakan bersamaan,” ujar Kasdikin.

Tantangan Kriteria Elongasi

Meski ketinggian hilal menggembirakan, penetapan resmi tetap merujuk pada kriteria baru MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Berdasarkan kesepakatan tersebut, awal bulan Hijriah dinyatakan sah jika memenuhi dua syarat akumulatif:

Ketinggian hilal minimal 3 derajat.

Elongasi (jarak sudut bulan-matahari) minimal 6,4 derajat.

Berdasarkan data saat ini, nilai elongasi masih menjadi tantangan karena mayoritas masih berada di bawah syarat. Sebagai contoh, di wilayah Medan, elongasi diperkirakan baru menyentuh angka 5 derajat.

Keputusan Akhir di Sidang Isbat

Perbedaan antara ketinggian hilal dan nilai elongasi ini membuat keputusan final sepenuhnya bergantung pada hasil Sidang Isbat yang akan digelar pemerintah pada 19 Maret 2026 petang.

Apabila sidang mempertimbangkan tercapainya parameter ketinggian 3 derajat di sejumlah titik, maka Idulfitri berpotensi jatuh pada 20 Maret 2026. Hal ini akan bertepatan dengan tanggal yang telah ditetapkan oleh Muhammadiyah sebelumnya. Masyarakat diimbau untuk tetap menunggu pengumuman resmi dari Menteri Agama guna menjaga kekhidmatan ibadah.

Pos terkait